Kapal Angkut Semen Ditambah 15 Unit

Kapal Angkut Semen
Umum

Kementerian Perhubungan (Kemhub) akan menambah 15 kapal angkut dalam program Tol Laut. Penambahan kapal dilakukan guna memperlancar distribusi semen ke wilayah timur Indonesia, khususnya Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan jumlah armada yang lebih banyak, pemerintah yakin harga semen di wilayah timur Indonesia yang mencapai ratusan ribu per sak, bisa dipangkas. Dengan begitu maka volume penjualan semen di wilayah tersebut juga bisa ditingkatkan.

Situs resmi Semenindonesia.com mencatat, penjualan seluruh perusahaan semen di Indonesia ke wilayah Maluku dan Papua (Papua Barat & Papua) pada periode Januari 2018 – April 2018 mencapai 511.261 ton. Jumlah itu naik 1,6% dibandingkan periode sama setahun sebelumnya. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bilang, penjualan semen ke wilayah timur Indonesia bisa ditingkatkan jika pasokan ditambah. Apalagi kebutuhan semen di wilayah itu sangat besar. Kami akan mengadakan kapal baru untuk mendukung pemenuhan permintaan semen di wilayah itu, katanya usai Focus Group Discussion (FGD) tentang Optimalisasi Tol Angkut Semen.

Kemhub akan menambah 15 kapal hingga akhir tahun 2018. Kapal-kapal itu merupakan kapal kargo yang juga diperuntukkan untuk mengangkut barang selain semen. Budi masih enggan merinci anggaran penambahan kapal. Kemhub juga meminta PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni/Persero) mengangkut muatan ke daerah timur Indonesia. Sebab selain kapal yang sudah ada, Pelni juga memiliki kapal perintis yang dapat dioperasikan di garis pantai Papua. Kita minta pada Pelni untuk mengangkut barang langsung sehingga volumenya meningkat, distribusinya bertambah lancar, terang Budi. Direktur Utama Pelni Insan Purwarisya L. Tobing menyatakan siap memenuhi permintaan Kemhub tersebut.

Pelni akan menyediakan kapal angkut sebanyak 4 buah. Untuk bantu pengangkutan dengan kapasitas 154 teus per kapal, terang Insan. Tol Laut adalah salah satu program andalan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Program ini untuk memperlancar pasokan barang dan mengatasi disparitas harga barang di wilayah timur Indonesia. Hingga Agustus 2018, Tol Laut sudah mengoperasikan 18 kapal. Untuk operasional tol laut, pemerintah memberikan subsidi Rp 447 miliar pada tahun ini.

Jasa SEO di Jogja
Umum
Jasa SEO di Jogja

Internet sekarang ini sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya pada masyarakat modern dimana saja termasuk di Indonesia. Setiap harinya jumlah pengguna internet terus mengalami pertumbuhan dan hal ini menimbulkan potensi yang sangat luar biasa menjanjikan bagi siapa saja yang bisa memanfaatkanya. Bagi mereka yang menjalankan bisnis online, internet serta jasa …